Pengetahuan Hukum Bagi Pengusaha

Dalam suatu kegiatan bisnis, risiko adalah hal yang tidak bisa dihindari. Risiko memang merupakan hal yang wajar dalam kegiatan bisnis, bahkan dalam kegiatan apapun yang kita lakukan. Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu risiko hukum. Risiko hukum adalah risiko yang timbul karena ketidakmampuan manajemen perusahaan dalam mengelola munculnya permasalahan hukum yang dapat menimbulkan kerugian atau kebangkrutan bagi perusahaan. Risiko hukum antara lain dapat bersumber dari perjanjian dengan pihak ketiga, ketidaktahuan dan kelalaian penerapan hukum, hambatan proses litigasi untuk penyelesaian klaim, hingga masalah yuridiksi antar negara.

Dalam dunia bisnis dewasa ini semakin banyak saja bahaya usaha yang bisa saja dialami siapa saja yang tak faham tentang hukum. Hal-hal kecil seperti perjanjian kerja hingga pengurusan hak milik usaha menjadi faktor penentu yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Pengetahuan hukum yang memadahi bahkan kini dibutuhkan hampir seluruh ranah usaha, yang bersifat penjualan barang dan jasa, offline hingga yang bergerak via media bisnis online. Mempelajari pengetahuan hukum sebaiknya dilaksanakan sejak dini saat baru memulai suatu bisnis. Sehingga seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan bisnis dapat sejalan dengan meningkatnya pengetahuan si pengusaha akan berbagai peraturan hukum serta perizinan bisnis yang berlaku. Berikut ini adalah beberapa poin penting mengenai pengetahuan-pengetahuan hukum yang harus dipelajari dan dipahami oleh seorang pengusaha:

  1. Pengusaha harus memahami aturan hukum yang berkaitan dengan  perusahaan,aturan hukum seperti
  • Undang-Undang NO 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas
  • Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
  • Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal
  • Undang-Undang No. 7 tahun 1992 Tentang Perbankan dan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan .
  • Undang-Undang N0. 13 Tahun 2003Tentang Ketenagakerjaan
  • Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta  
  • Undang-Undang No. 20 Tahun 2016  Tentang Merek dan Indikasi Geografis
  • Undang-Undang No. 13 Tahun 2016Tentang Paten
  • Undang-Undang No. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang
  • Undang-Undang No. 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri
  • Undang-Undang No. 32 Tahun 2000 Tentang Tata Letak Sirkuit Terpadu
  • Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

2. Pengetahuan seputar aturan  hukum pajak

Pengetahuan hukum juga penting untuk mengurus tantangan hukum yang dihadapi oleh suatu usaha. Beberapa persoalan penting yang biasanya dihadapi suatu usaha misalnya dalam hal pengurusan pajak, pendaftaran merek dagang, recruitment karyawan hingga negosiasi transaksi bisnis.

Pengetahuan bisnis yang dimiliki seorang pengusaha akan membantu pengusaha tersebut untuk terhindar dari tindak pelanggaran serta mengelola risiko hukum dan  risiko keuangan perusahaan.

3. Pengetahuan seputar hak dan kewajiban dengan karyawan

Keoptimalan kinerja SDM dalam suatu usaha emang sangat penting. Namun jangan sampai usaha untuk mengoptimalkan kinerja tersebut malah membuat si karyawan merasa dirugikan oleh perusahaan. Sebagai pengusaha, anda harus ingat bahwa ada peraturan tertulis yang mengatur hak-hak dan kewajiban seorang karyawan. Jagalah hubungan baik dengan para karyawan yang menjadi penopang usaha anda. Jangan sampai para karyawan tersebut merasa dirugikan dan akhirnya mengadukan anda ke lembaga-lembaga perlindungan hukum. Pelajari pula hal-hal lainnya yang mencakup waktu lembur, perhitungan upah, pemberhentian masa kerja dan aturan mengenai kondisi cuti.

4. Pendaftaran dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual atau yang dikenal dengan istilah HAKI adalah peraturan hukum yang mengatur tentang merek dagang, hak paten, hak cipta dan varietas tanaman. Anda harus melakukan pendaftaran dan perlindungan tentang hak kekayaan intelektual agar tidak terjadi salah paham dan sengketa mengenai aset perusahaan di kemudian hari.

Demikian beberapa pengetahuan hukum yang harus diketahui dan dipahami oleh seorang pengusaha. Untuk memperoleh pengetahuan tersebut, dapat melanjutkan studi mengenai hukum-hukum perusahaan atau berkonsultasi langsung kepada kantor hukum yang memiliki kekhususan dibidang Hukum Perusahaan dan Bisnis seperti halnya kantor hukum kami. Pengetahuan hukum yang baik akan menjadi dasar utama untuk menjaga dan memajukan  suatu usaha secara legal.